Rynzn |
574 posts





Kembali lagi ke History of AI #3 Postingan ini melanjutkan cerita sebelumnya Ya dan ini bakal panjang dan pasti bikin kalian ngantuk apalagi kalo bahas sejarah😭 Yuk kita mulaii 1956 - Kelahiran Resmi Artificial Intelligence Pada tahun 1950 Alan Turing telah membuka pertanyaan besar: “Can machines think?” Namun saat itu, belum ada bidang ilmu resmi yang secara khusus mempelajari cara membuat mesin mampu meniru kecerdasan manusia. Para ilmuwan memang sudah mulai meneliti komputer, logika, matematika, bahasa, serta cara kerja otak manusia. Tetapi penelitian tersebut masih berjalan sendiri-sendiri. Ada yang fokus pada mesin hitung. Ada yang mempelajari jaringan saraf. Ada yang meneliti cara komputer memecahkan masalah matematika. Ada pula yang mencoba membuat komputer memahami bahasa. Belum ada satu nama yang menyatukan semua gagasan tersebut. Semua berubah pada tahun 1956. Sebuah Pertemuan di Dartmouth College Pada musim panas tahun 1956, sekelompok ilmuwan berkumpul di Dartmouth College, sebuah universitas di Hanover, New Hampshire, Amerika Serikat. Mereka datang dari latar belakang yang berbeda-beda. Ada matematikawan. Ada ilmuwan komputer. Ada ahli teori informasi. Ada peneliti psikologi. Ada juga insinyur yang bekerja dengan komputer awal. Namun mereka memiliki satu ketertarikan yang sama: Apakah kecerdasan manusia dapat dijelaskan, lalu ditiru oleh mesin? Pertemuan ini diprakarsai oleh empat tokoh penting: - John McCarthy - Marvin Minsky - Nathaniel Rochester - Claude Shannon Mereka menyusun sebuah proposal penelitian pada tahun 1955 untuk proyek yang akan dilaksanakan pada musim panas tahun berikutnya. Proposal tersebut memiliki gagasan yang sangat berani. Mereka percaya bahwa aspek-aspek kecerdasan manusiaseperti belajar, bernalar, menggunakan bahasa, memecahkan masalah, dan memperbaiki diri mungkin dapat dijelaskan secara cukup rinci sehingga suatu mesin dapat mensimulasikannya. Pada masa itu, gagasan tersebut terdengar sangat ambisius. Komputer masih sangat besar. Memori komputer masih sangat kecil. Kecepatan komputasi masih jauh lebih lambat dibanding perangkat modern. Tidak ada internet. Tidak ada smartphone. Tidak ada data digital dalam jumlah besar. Namun para ilmuwan ini sudah berani membayangkan masa depan ketika mesin tidak hanya menghitung angka, tetapi juga dapat melakukan proses yang menyerupai cara manusia berpikir. Bisa di bayangkan bagai mana kalo pertemuan di Dartmouth college tidak terjadi bakal gmna ya jadinya?? Penasaran lanjutanya? Yuk kepoin terus akun ini dan tunggu kelanjutannya di next post yaa!! Jika thread ini bermanfaat Jan lupa like comment dan Sharee! Sampai jumpa di next sesi history of AI selanjutnya #AI #ArtificialIntelligence #LearnAI #Grok #xAI #AIDeveloper #Tech #FutureOfWork #History
















