Subarkah Nurdiawan
14.4K posts

Subarkah Nurdiawan
@acinawi
Liverpudlian. ketak-ketik saban sonten supados salira sehat
Wkwkwkwk Land Katılım Eylül 2009
869 Takip Edilen223 Takipçiler

Pierluigi Collina on Breel Embolo’s second yellow card for simulation.
🗣️ “I’ve refereed World Cup finals, Champions League finals and some of the biggest matches in football history, and one thing every top referee must understand is this: you do not accuse a player of simulation unless you’re absolutely certain. If there is even the slightest doubt, you keep the cards in your pocket.”
“Giving a second yellow for diving in a World Cup knockout match is one of the biggest decisions a referee can make. That decision ends a player’s game, changes the tactical balance and can decide an entire tournament. It demands absolute certainty not assumptions.”
“What disappoints me most is VAR. The referee may only have one real-time view, but the VAR officials have every camera angle available. Their responsibility is to protect the match from a major officiating error. If they fail to do that, then the system has failed the game.”
“A referee’s ego should never be bigger than the match itself. The objective is to officiate with calmness, consistency and accuracy not to become the centre of attention. Tonight, the officials have become the biggest talking point, and that’s never a good sign.”
“Whether people believe Embolo dived or not, this incident will be debated for a long time because the punishment was so severe. A second yellow card for simulation at this stage of the World Cup is a decision that must be beyond all reasonable doubt. If you cannot honestly say that, then you should not make that call.”
“The best referees are remembered for allowing football to decide matches. The worst are remembered for decisions that overshadow them. This is the kind of controversy that every experienced referee works hard to avoid.”


English
Subarkah Nurdiawan retweetledi

- Ada orang-orang yang nunggu jam 20.01 biar tarif LRT turun jadi Rp10.000.
- Ada orang-orang yang bela-belain naik Busway sebelum jam 07.00 pagi biar hemat Rp1.500.
- Ada Ojol yang motornya disita petugas saat nganter makanan demi ngejar setoran.
- Ada yang checkout pas tanggal kembar (7.7, 8.8, dst.) demi gratis ongkir dan cashback.
- Ada yang numpang Wi-Fi gratis buat hemat kuota internet.
- Ada yang sengaja transfer lewat bank atau QRIS tertentu biar bebas biaya admin.
- Ada yang memilih bayar pakai metode pembayaran tertentu demi dapat cashback atau poin.
- Ada kurir yang tetap narik meski hujan deras karena kalau berhenti, penghasilannya ikut berhenti.
- Ada orang yang nunda makan siang supaya uangnya cukup sampai akhir bulan.
- Ada orang yang membandingkan harga di beberapa minimarket cuma buat hemat beberapa ribu rupiah.
- Ada orang tua yang menahan beli kebutuhan sendiri supaya uang sekolah anak tetap aman.
- Ada pedagang kecil yang tetap buka sampai larut malam berharap ada pembeli terakhir.
- Ada pekerja yang lembur bukan karena ingin, tapi karena butuh tambahan penghasilan.
- Ada keluarga yang menghitung pengeluaran harian sampai ribuan rupiah supaya kebutuhan bulanannya cukup.
- Ada orang yang rela antre panjang demi dapat sembako atau barang yang lebih murah.
- Ada orang yang berburu promo belanja karena selisih puluhan ribu sangat berarti.
- Ada pekerja yang jalan kaki beberapa kilometer demi menghemat ongkos transportasi.
- Ada orang yang menunda ganti HP atau motor karena uangnya diprioritaskan untuk kebutuhan rumah tangga.
- Ada yang bawa bekal dari rumah supaya uang makan bisa dihemat.
TAPI ADA JUGA ORANG YANG NUMPUK 74 KILOGRAM EMAS DIRUMAHNYA !!!
OH INDONESIAKU !!!
Indonesia

🚨 The Netherlands Football Association have made contact with Arne Slot as they step up their search for a new national team manager. 🇳🇱
Slot is among the leading candidates under consideration to take charge of the Dutch national team. 👔
(Source: @Plettigoal)

English

@AnfieldHQ_1 Injury prone & could be more in EPL intensities.
English

@Makaryo0 Setuju, sampai negara tidak lagi terlalu banyak besar & sering nerbitin oblogasi.
Indonesia

Pak Purbaya klarifikasi potensi cuci uang pakai Patriot Bond
🧑💻: wartawan
🤠: Pak Purbaya
🧑💻: Pak, di UU P2SK ada perlakuan khusus soal patriot bond, tidak bisa dipidana pajak
🤠:Terjemahan yang betul uang yang dipakai buat patriot bond tidak akan diutak utik sumbernya darimana, kalo dia punya bisnis lain bisa dikejar, tapi uang yang masuk aman
🧑💻: Regulasi seperti itu bukannya justru akomodasi praktik pencucian uang ya Pak?
🤠: Daripada uangnya di luar terus, biar dia masuk ke sistem, ada loss sedikit tapi dampaknya uangnya masuk ke ekonomi kita, kita bisa pakai untuk pembangunan
Setuju sama Pak Purbaya ga gaes?


Indonesia

Mungkin ini bukan opini populer, ya.
Hasan Nasbi bilang, penangkapan orang terdekat (Ketua BGN) itu bentuk komitmen Prabowo memberantas korupsi.
Kemudian dibantah Fathimah: kalau orang terdekat saja berani korupsi, bagaimana orang yang tidak dekat dengan Prabowo?
Saya tahu betul apa yang disampaikan Nasbi ini sangat klisè. Khas retorika seorang juru bicara. Karena bagaimana pun, seorang juru bicara presiden seperti dia memang tugasnya adalah membingkai (contoh lainnya adalah Fahri Hamzah).
Jika warganet mau melihat Nasbi bicara dengan netralitas seorang auditor, tentu saja salah berharap. Namanya juga juru bicara, tentu saja tugasnya adalah menonjolkan sisi positif rezim ini.
Tapi apa yang disampaikan Fathimah belum tentu harus disetujui. Karena apa yang disampaikan Nasbi itu bukan lagi soal framing, tapi apakah pembingkaian positifnya punya fakta?
Bukti pertama bahwa ucapan Nasbi faktual adalah: Fathimah bisa mengatakan hal seperti itu karena memang penangkapan Kepala BGN tidak menguntungkan posisi Prabowo.
Lagian, tidak ada sejarahnya seorang pemimpin di dunia ini bisa menjamin semua orang dekatnya bersih sejak awal.
Kenapa?
Korupsi itu seringnya muncul setelah seseorang memegang akses dan kuasa, meskipun dimulai lebih dulu dengan dekat sama presiden.
Noel (Immanuel Ebenezer), misalnya, awalnya dikenal miskin tapi ketika diberi akses dan kuasa oleh Prabowo ternyata kalap dan kemaruk juga.
Pertanyaan untuk logika Fathimah seharusnya bukan 'kenapa Kepala BGN bisa masuk lingkaran terdekat Prabowo'. Tapi yang harus dipertanyaan: apa yang terjadi setelah Kepala BGN ketahuan korupsi?
Penangkapan Kepala BGN, fakta. Statusnya sebagai orang dekat Prabowo, fakta. Ongkos korupsinya mencapai Rp1 miliar dalam sehari, juga fakta.
Karena jika jawabannya adalah penangkapan, justru inilah yang membuat pernyataan Nasbi menjadi valid: Prabowo tidak melindungi 'orang dekatnya'.
Memang, penegakan hukum idealnya independen, dengan atau tanpa komitmen dari siapapun, termasuk presiden.
Tapi, kan, yang namanya penguasa di negara seperti ini sudah maklum punya kuasa untuk memberi sinyal "jangan diganggu".
Tidak menggunakan 'sinyal kuasa' itu, dan membiarkan proses berjalan menyentuh orang sendiri, bagi saya adalah keputusan yang lazim.
Di negeri yang korup seperti Indonesia, dimana sarat campur tangan, sikap 'tidak menghalangi' itu sudah merupakan kontribusi biasa.
Bare minimum, lah, istilahnya.
Karena selain itu, standar minimal presiden itu memang membiarkan proses penindakan, sekaligus mengirimkan pesan ke seluruh lingkaran kekuasan di bawahnya bahwa: kedekatan kalian bukan jaminan kekebalan.
Penangkapan koruptor itu wajar. Yang tidak wajar itu mengkriminalisasi orang yang tak bersalah.
Sekali lagi, ini bukan opini populer. Jadi, kalian boleh tidak setuju.
☺️

Indonesia

@drlrst Penting juga sebenarnya untuk penentuan Desil. Yg akan berguna banget u/daftar SPMB jalur afirmasi-KETM.
Indonesia

Saya menyayangkan sikap masyarakat yg seperti ini. Karena sesungguhnya pendataan ini manfaatnya besar sekali utk ilmu pengetahuan sosial ekonomi.
Kalau baca paper terbitan AEA itu, sering banget iri betapa mereka bisa punya data sekaya itu sehingga bs contribute to literature.
🅱🅰🅶🅾🅽🅶@RagilSemar
Cermin krisis kepercayaan akut kepada pemerintah. Bercerminlah sebelum semua terlambat
Indonesia

@icharis Sekolah-komite ttp liatny akan jd pelanggaran. Ortu akhirny jg keukeuh: bukannya semua gratis? Ini baru perkara uang kas siswa u/kegiatan. Pas gelaran P5/P7 terbukti. Krn temanya "green", yg dimenangkan lomba bilik yg pure pake bekasan AMDK, asumsi gk keluar dana u/bikinnya.
Indonesia

Problem yang paling utama adalah pemerintah belum memenuhi kewajiban konstitusionalnya untuk membiayai pendidikan dasar yang bermutu tinggi. Tapi dipolitisir dengan jargon "sekolah gratis".
Sumbangan dari masyarakat bukan untuk membiayai operasional sekolah tetapi untuk kegiatan non operasional.
muka_kudet@mbok_tani
Tapi masalahnya di lapangan, jargon pendidikan gratis membentuk persepsi masyarakat bahwa setiap kontribusi masyarakat adl pelanggaran. Sementara dana dr pemerintah tdk mencukupi utk standar minimal pelayanan. Sekolah akhirnya terpaksa mengurangi program. Kami yg dilapangan srg mengalami kendala spt itu. Masyarakat tahunya pokoknya gratis.
Indonesia

@kiki_amalia @icharis @blank0429 Gak heran kalau di situs spmb jabar, SMAS2 itu tetap nihil pendaftar&yg sdh msk kuota. Mis SMA Bina Insani Bogor, ada CMBs yg sdh msk kuota jalur afirmasi KETM,sekarang mrk gk tertera lagi. Ya boncos lah pihak sekolah.
Indonesia

@acinawi @icharis @blank0429 sudah tertulis dengan terang :
"Itu tanda negara gagal menyediakan layanan publik yang cukup dan adil."
Indonesia

🚨 YANG LEBIH MENGERIKAN DARI SEKOLAH NEGERI JADI REBUTAN ADALAH: rakyatnya mulai percaya bahwa hak konstitusional memang pantas diperebutkan lewat seleksi.
Banyak komentar pembaca justru setuju: “Masuk sekolah ya harus diseleksi.”
Maaf, ini sesat pikir yang sangat berbahaya.
Seleksi itu wajar untuk lomba, beasiswa terbatas, atau kampus elite. Tapi untuk pendidikan dasar yang dijamin konstitusi? Itu tanda negara gagal menyediakan layanan publik yang cukup dan adil.
Anak tidak sedang “kurang pintar”.
Negara sedang kurang hadir.
Yang harus diseleksi bukan anak-anak.
Yang harus dievaluasi adalah pemerintah, DPR, DPRD, dinas pendidikan, dan seluruh tata kelola pendidikan yang membuat sekolah negeri langka seperti barang mewah.
Kalau warga negara sudah permisif ketika hak dasarnya dirampas, maka konstitusi tidak lagi dikalahkan oleh penguasa saja, tetapi juga oleh cara berpikir rakyatnya sendiri.
Baca artikel ini:
kompas.com/edu/komentar/2…
Menurut Anda, masuk sekolah negeri memang harus seleksi, atau negara yang wajib memastikan semua anak mendapat sekolah bermutu?
#DaruratPendidikanIndonesia #SekolahNegeri #SPMB #PendidikanGratis #HakPendidikan #Konstitusi #UUD1945
Indonesia

@kiki_amalia @icharis @blank0429 Itu betul. Realita timpangnya rasio kursi:siswa jg demikian. Pemikiran pemprov (jabar) nya mah bener, swasta yg kerjasama digratiskan jg & pelan tp pasti q-nya disetarakan yg negeri. Tp slh 1 SMAS blm2 dah ngeluh, krn bantuan dana pemprovny cm 100rb/bln/anak....
Indonesia

@LFC_Hardline Kurasa dia tuh maunya gaji mingguan minimal segede si Gakpo/Ryan. Dom juga kurasa lama2 akan minta gitu. Tapi misal Gakpo out, Diomande in, Macca tetep sulit minta naik gaji segede yg dia mau. Masalahnya memang: kenapa duo Belanda itu bisa dapat segede gitu.
Indonesia

MANA KEMARIN YG MINTA MACCA KELUAR?
2 pertandingan solid sama Argentina, lho. Dia ikut defend karena posisinya jelas sebagai distributor, dan bertahan dengan 10 orang (Since Messi jalan kaki)
Masalahnya Liverpool itu bukan di pemainnya, kok.
Tapi di....
Sammie@Lfc_samie
There are still people in the Liverpool fanbase who want Mac Allister sold. Absolutely baffling.
Indonesia

@icharis @blank0429 Sepakat. Anak tidak gagal, tapi dia kecewa. Kecewa yg mungkin rasanya lebih nyesek ketimbang gagal.
Indonesia

Anak Anda "gagal" masuk sekolah negeri karena sistem zonasi atau kuota? SALAH. Anak Anda tidak gagal. Negara yang gagal.
Setiap tahun polanya sama: anak-anak dikorbankan atas nama "pemerataan" yang setengah hati, sementara pembangunan sekolah baru jalan di tempat. Berhenti menyalahkan nilai atau keberuntungan anak kita. Saatnya menuntut hak yang hakiki.
Baca selengkapnya kritik tajam ini: 🔗 jakarta.suaramerdeka.com/opini/13417267…
#PPDB #PendidikanIndonesia #GagalSistem #Zonasi #Kemendikbud #Opini
Indonesia


















