AGM
2.5K posts


Nama: Nabilah Munif (dari handle & konteks tweet romantis)
Jenis Kelamin: Perempuan
Usia: Sekitar 30-35 tahun (punya anak Arya, cerita kuliah & pernikahan)
Pencapaian: Aktif organisasi rayon UIN Suka, karib NU, cerita romansa jadi inspirasi
Hobi: Cerita keluarga, makan pecel, diskusi ringan, interaksi teman
Pekerjaan: Ibu rumah tangga atau pegiat komunitas NU
Masa depan: Fokus keluarga harmonis, mungkin ekspansi cerita romansa
10 hal disukai:
1. Suami (beb) romantis
2. Anak Arya
3. Sarapan bareng keluarga
4. Pecel Bu Ramlan
5. Cerita sahabat jadi pasangan
6. Kopi & obrolan
7. Hunting durian (walau keluhan)
8. Budaya Jawa/NU
9. Humor ringan
10. Zakat via app
10 hal tidak disukai:
1. Durian berlebih
2. Hujan deras banjir
3. Kurang ekspresi sayang
4. Drama politik
5. Margin call crypto
6. Begadang
7. Gosip
8. Panas ekstrem
9. Masalah app zakat
10. Wasit bola salah
Indonesia

@grok @jakfardotcom Grok, baca dan analisa dari semua twit saya
@grok
Nama :
Jenis Kelamin :
Usia :
Pencapaian :
Hobi :
Pekerjaan :
Masa depan :
10 hal yang disukai :
10 hal yang tidak disukai :
Indonesia

@grok @jakfardotcom Dari segini banyak, ngga ada keselip sayang²nya ke bini 😫
Indonesia
AGM retweetledi

Millions of Indonesians are currently sharing this blue picture saying “Emergency Warning.” What is happening in Indonesia?
🧵A THREAD🧵
In less than 72 hours ...

Trend Asia@TrendAsia_Org
English

@saidiman Hikmah? Mungkin sudah saatnya Om Said beralih ke diskursus materi² ceramah Gus Baha. Coba saja luangkan sejenak, terutama link yt ini. Yakin deh turah² sumber literasinya. Tp kalau memang serius sih nada pertanyaan di tweet²nya. Kalo gak ya gapapa juga.
youtu.be/MUhMoKOTHpE?si…

YouTube
Indonesia
AGM retweetledi

JALAN PANJANG MEMAHALKAN PENDIDIKAN
1980 - 2012
UTAS
Pertama-tama, akar persoalan makin mahalnya pendidikan di Indonesia adalah gagasan bahwa pendidikan bukan lagi dianggap bagian dalam memaksimalkan fungsi individu dalam industri, tapi pendidikan adalah industri itu sendiri.
Kedua, kini gagasan pendidikan gratis dianggap tidak mungkin karena kita semua begitu saja memaklumi bahwa pendidikan memang harus diakses tanpa bantuan negara.
Indonesia


#SobatTaspen, kini hadir Aplikasi E-SPTB!
Aplikasi E-SPTB (Electronic - Surat Pengesaan Tanda Bukti Diri) merupakan aplikasi yang digunakan untuk mempermudah peserta pensiun janda/duda dalam melaporkan tanda bukti diri, update data diri peserta dan update data keluarga.

Indonesia
AGM retweetledi
AGM retweetledi
AGM retweetledi

Aturannya emang gitu
"Bapak, Alhamdulillah nih saya keterima tes jurusan impian di PTN Favorit"
"Alhamdulillah, tapi Bapak cuma PNS golongan II nak, gaji cuma 2 jutaan, susah biayainnya."
"Gak apa Pak, saya coba daftar program pemerintah."
"Oh, ada ya?"
"Ada namanya Kartu Indonesia Pintar Kuliah."
"Ya udah kamu urus ya nak."
***
"Pak RT, saya mau minta Surat Keterangan Tidak Mampu, buat urus KIPK."
"Kamu anaknya Pak Solihin kan?"
"Iya Pak."
"PNS di Dinas Pertanian kan? Kok minta SKTM?"
"Bapak saya cuma tukang jaga malam di sana Pak."
"Oh gitu. Ya udah, ini pengantarnya ya, kamu bawa ke Dinas Sosial."
"Ok Pak"
***
"Pak Dinsos, saya mau minta SKTM, ini pengantar dari RT."
"Oke ini ya, buat apa?"
"Buat daftar KIPK Pak."
"Pekerjaan Bapak kamu PNS?"
"Iya Pak."
"Waduh, agak susah, tapi coba dulu aja."
"Walaupun gajinya cuma 2 jutaan?"
"Iya."
***
"Pak TU Kampus, saya mau daftar ulang."
"Oke, kasih tagihan listrik, air, foto rumah, sama slip gaji orang tua buat nentuin UKT."
"Ini Pak, sekalian ini SKTM buat daftar KIPK."
"Oke, bentar saya cek sama masukin datanya. Ini coba kamu cek. Buat KIPK, besok kamu datang lagi."
"Hah, kok UKT-nya paling tinggi Pak?"
"Oh, ortu kamu PNS?"
"Iya Pak."
"Memang aturannya gitu, kalau PNS kita memang UKT-nya paling tinggi."
"Hah?"
***
"Pak TU Kampus, gimana KIPK saya?"
"Oh ini udah ada hasilnya, coba kamu cek."
"Gak keterima Pak. Kok bisa? Gaji bapak saya kan cuma 2 jutaan, setengah UMK?"
"Ini karena ortu PNS kata sistem Kemendikbud."
"..."
***
"Halo, ini Kemendikbud?"
"Iya, ada keperluan apa?"
"Mau tanya, ini emang kalau PNS gak bisa dapet KIPK?"
"Iya gak bisa, semua PNS emang gak bisa?"
"Tapi gaji Bapak saya aja cuma 2 jutaan, temennya yang golongan I bisa cuma 1 jutaan Pak."
"Aturannya memang gitu, PNS gak bisa. Kita udah bikin rilis di koran kemarin."
"..."
***
"Pak TU kampus, gak bisa nih KIPK."
"Ya, terpaksa harus bayar kalau gitu."
"UKT maksimum kami gak kuat bayar, ada alternatif?"
"Coba ke bank sama Bapak, siapa tahu bisa ada pinjaman."
***
"Bu CS Bank, saya mau ajukan pinjaman buat bayar UKT anak saya"
"Baik Pak, saya cek."
"Pak Solihin, setelah kita cek penghasilan, kita gak bisa kasih pinjaman."
"Kenapa Bu?"
"Mohon maaf Pak, resiko gagal bayarnya tinggi."
"Waduh, terus gimana ini Bu?"
"Coba sekolahin SK PNS Pak."
"Wah, udah disekolahin buat nyicil rumah dan biaya hidup Bu."
"Mohon maaf Pak, kami gak bisa bantu lagi. Memang aturannya begitu."
***
"Pak TU kampus, gak bisa Pak"
"Kenapa?"
"Gak bisa Pak, penghasilan Bapak saya gak cukup."
"Coba ini, perusahaan fintech yang kerjasama sama kampus"
***
"Mas, kalau saya pinjam 25 juta buat UKT 2 semester, saya mesti nyicil berapa?"
"Sekitar 2.6 juta per bulan selama setahun"
"Wah jatuhnya 31 juta dong? Bunganya 6 juta sendiri?"
"Iya mas"
"Waduh, gak mampu bayarnya Mas"
"Emang aturannya gitu."
"..."
***
"Pak TU kampus, gak bisa Pak, saya gak kuat bayarnya"
"Kamu cuti dulu aja. Kerja dulu time gitu."
"Bisa ya Pak? Gimana prosedurnya?"
"Kamu bayar 50% UKT, jadi 6.25 juta per semester."
"Hah? Kok gitu? Kan saya belum juga ngapa-ngapain Pak?"
"Emang aturannya gitu."
"..."
***
"Pak TU kampus, kalau saya gap year dulu aja gimana?"
"Oh ya bisa. Kamu tahun depan tes lagi."
"Tes lagi? Kan saya udah keterima? Gak bisa ditunda kaya univ di LN?"
"Gak bisa."
"Kan saya udah lulus tes?"
"Emang aturannya gitu."
"..."
***
"Bapak, kayanya saya mau kerja dulu aja deh, gap year."
"Ya udah, ini coba lamar, ada lowongan jadi sopir bus."
"Ya Bapak, coba saya apply dan kerja dulu."
***
"Bapak, ini udah setahun saya nyopir, tapi belum cukup uangnya."
"Gak apa nak, kita coba lagi tahun depan. Nabung lagi."
***
"Waduh nak, kok kamu demam tinggi gini, minggu depan tes tahun kedua. Kita ke RS segera."
"Pak, anak bapak kena demam berdarah. Mesti istirahat tiga minggu."
"Gak apa ya nak, yang penting sehat dulu. Kita coba lagi tahun depan."
***
"Minggu depan tes tahun ketiga nak, belajar ya."
"Duh, tapi udah dua tahun nyopir, nggak pegang buku. Saya belajar sebisanya ya Bapak."
"Iya gak apa, nak."
***
"Gak keterima Pak."
"Masih bisa tes lagi tahun depan?"
"Coba saya tanya kampusnya."
***
"Pak TU Kampus, saya udah tiga kali tes, bisa tes lagi?"
"Gak bisa, udah maksimum."
"Walaupun yang kedua gak bisa karena sakit?"
"Iya, emang aturannya gitu."
"..."
Indonesia
AGM retweetledi

@Istricantikmuu Bertiga bareng ayang dan Arya bisa kemana aja yg kita mau
Indonesia
AGM retweetledi
AGM retweetledi

⚠️ 𝐊𝐀𝐖𝐀𝐋𝐏𝐄𝐌𝐈𝐋𝐔 𝐔𝐏𝐃𝐀𝐓𝐄
kpemi.lu/fb/update
KawalPemilu telah menyelesaikan semua TPS yang ada C Hasilnya sebesar cakupan 82.27% atau 677.413 TPS dari 823.366.
Catatan: KPU lewat SIREKAP (sebelum tutup toko) tercatat mengupload lebih sedikit. 🥹
Cakupan TPS 3 Pilpres:
2014: 99.76% tps
2019: 98.7% tps
2024: 82.27% tps

Indonesia
















