ABCD

13.9K posts

ABCD banner
ABCD

ABCD

@pinisirin

What do you expect?

Jakarta Capital Region Katılım Ocak 2012
285 Takip Edilen153 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
ABCD
ABCD@pinisirin·
Baik lah terinspirasi mba @PernebangRoket w mau buat daily twit. DAY 1 : Eskalator Stasiun Palmerah mati & tiap nanya petugas selalu dijawab msh maintenance. Mau sampai kpn nyusahin pengguna @CommuterLine @KAI121? Klo emang ganiat benerin mending bongkar ganti tangga biasa
ABCD tweet mediaABCD tweet media
Indonesia
69
317
691
183.2K
ABCD
ABCD@pinisirin·
Narcos kolombia udah selesai, lanjut narcos mexico
Indonesia
0
0
0
1
HRD BACOT
HRD BACOT@hrdbacot·
#intinyadeh Di threads lagi rame ex karyawan vs CEO soal pembayaran gaji terakhir setelah resign Karyawan menganggap sudah melakukan handover dan clereance tapi dari sisi CEO proses handovernya tidak berjalan baik. > Menurut CEO, ybs kirim email resign tgl 9. Tgl 10 udh ga di kantor dan kondisi bawa laptop yg isinya data data perusahaan tentunya. Dihubungi slow response jadi semua akses dikick sehingga tidak bisa handover. Baru dibalikin seminggu kemudian. > perusahaan punya concern khusus terkait kondisi ini yaitu tidak datang ke kantor setelah mengirim surat resign, susah dihubungi dan membawa laptop perusahaan. > menurut karyawan dia melakukan handover setelah mengirimkan email tsb. Dia slow response karena anggota keluarganya sedang kondisi stroke di luar kota. Posisi ybs skrg di luar jawa. Mau handover udh dikick semua aksesnya > Karyawan dipanggil ke kantor ga dateng dan mengirimkan lawyer ke kantornya buat mediasi. Ga selesai ampe skrg Dah berantem dah tuh ga selesai
Indonesia
53
95
670
104.4K
ABCD retweetledi
ABCD retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Sampe sekarang, 2025-2026, keracunan MBG, mencapai 33 ribu anak, plus 162 anak di Anabas. Dari sekian keracunan, tidak ada yang ditahan dan dipenjara karena kasus keracunan masal ini. Seolah-olah ada kesepakatan bahwa keracunan MBG adalah bagian yang tidak terpisahkan dari program ini yang mesti dimaklumi. Normalisasi ini terjadi hanya karena kita segan menyinggung satu orang di negeri ini. Yang perasaan, kekhawatiran dan amarahnya lebih penting daripada masa depan anak-anak kita. Saya gak tahu, apa istilah yang tepat dalam menjelaskan situasi ini.
Indonesia
11
429
594
9.1K
ABCD retweetledi
Elisa
Elisa@elisa_jkt·
Kemarin ada netijen yg komen “orang Jakarta (bodetabek) resilient nya tinggi”, di salah satu twit yg tentang segala jibaku dan taktik komuter pasca greenline masalah dan banjir. Kyknya kita jgn pakai istilah resilient lagi utk kegagalan sistem fundamental spt ini. Krn itu mengalihkan tanggung jawab Pemerintah ke “betapa resilience”nya warga. Warga tentu mau tidak mau bertahan dan cari taktik, tapi itu malah makin kemari makin “dimanfaatkan scr tdk semestinya” oleh Pemerintah. Kegagalan Pemerintah dlm menciptakan hunian terjangkau tengah kota, diversifikasi kesempatan lokasi kerja, hingga penyediaan siatem transportasi massal dan segala hal lainnya.
Indonesia
11
1.1K
2.1K
66.2K
ABCD retweetledi
Lisa
Lisa@lisathebeauty1·
Sign of a toxic company : ALWAYS HIRING.
English
442
6K
35.8K
786K
ABCD retweetledi
Sisters in Danger x Simponi
Sisters in Danger x Simponi@SistersInDanger·
Innalillahi.... Hanya dari satu SPPG, 584 siswa & guru di 16 sekolah Kecamatan Tulung, Klaten keracunan massal setelah makan menu MBG tanggal 28 April kemarin 😭🤬 SPPG Sorogaten-nya cuma ditutup sementara 3 hari. Trus apa sudah beroperasi lagi, ada yang punya info? 584 orang itu lebih banyak dari total anggota DPR RI loh 😱😭 Ya Tuhan, ntah kapan program ini dievaluasi, diaudit, & dihentikan 🤯
Indonesia
93
5.8K
13K
225.3K
ABCD retweetledi
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀)
Tiga pertanyaan untuk Mendikti soal LPDP digembleng TNI: 1. Sejak kapan warga sipil yang lolos IELTS, esai, dan wawancara LPDP dianggap kurang disiplin? Mereka bahkan menghitung sendiri pajaknya tiap tahun di SPT, sesuatu yang (mungkin) prajurit tidak diwajibkan lakukan dengan kerumitan yang sama. 2. Sejak kapan warga yang pajaknya dikorupsi bertahun-tahun tapi tetap bayar PPN setiap belanja dianggap kurang berkebangsaan? 3. Kalau tujuannya supaya awardee balik ke Indonesia, kenapa solusinya pelatihan baris-berbaris dan bukan perbaikan ekosistem riset, gaji dosen, dan kepastian karier akademik di dalam negeri? Yang bikin doktor enggan pulang itu bukan kurang nasionalisme. Tapi karena kurang lab, kurang dana riset, dan kurang penghargaan. Kalau pemerintah serius ingin awardee pulang dan berkontribusi, cobah perbaiki ekosistem akademik dalam negeri. Itu jauh lebih sulit, dan jauh lebih dibutuhkan. Menurut saya, mengirim calon master dan doktor ke barak untuk diajari “kebangsaan” itu membalik logika. Yang lazim di banyak negara: kadet militer yang dikirim ke kampus, bukan sebaliknya. Jangan remehkan warga sipil yang duitnya bocor terus tapi masih setia bayar pajak. Lagian, tokoh-tokoh kebangsaan terbesar republik ini sebagian besar sipil. Hatta, Sjahrir, Sukarno muda, Kartini, Tan Malaka, Agus Salim. Tidak satu pun dari mereka yang nasionalismenya dibentuk di barak. Mereka jadi nasionalis karena membaca, berdebat, hidup di pengasingan, dan berhadapan dengan ketidakadilan kolonial. Bukan karena baris-berbaris. 😬
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀) tweet media
Indonesia
109
2.4K
4K
111K
ABCD
ABCD@pinisirin·
Saking capeknya udah ga ada energi buat marah
Indonesia
0
0
0
9
ABCD retweetledi
Avelino Guido
Avelino Guido@AvelinoGuido28·
Adik-adik, kakak-kakak semuanya. Kali ini gw mau bicara tentang sesuatu yang sudah menyiksa rakyat Indonesia selama bertahun-tahun. Bukan korupsi. Bukan inflasi. Tapi sesuatu yang lo rasain setiap kali mau mudik atau liburan dan buka aplikasi Traveloka, lalu langsung menutup aplikasinya lagi karena tidak sanggup melihat angkanya. Yes. Tiket pesawat domestik Indonesia. Yang harganya bisa lebih mahal dari tiket ke luar negeri. Yang bikin relawan bencana harus muter lewat Malaysia dulu baru bisa ke Aceh. Yang udah dikeluhkan jutaan orang tapi tidak pernah beneran berubah. Gw udah baca risetnya. Gw udah cek datanya. Dan sekarang gw mau cerita ke lo semua, pelan-pelan, dengan bahasa yang bisa dimengerti semua orang, kenapa ini terjadi dan siapa yang sebetulnya diuntungkan dari penderitaan kita bersama. 🧵
Nathaniel Rayestu@rayestu

Kalau mau tau kenapa tiket pesawat domestik mahal, bisa baca paper LPEM ini lpem.org/repec/lpe/pape…

Indonesia
185
11.8K
27.2K
947K
Big Alpha
Big Alpha@BigAlphaID·
Per 31 Maret 2026, subsidi energi bengkak 266% jadi Rp118,7 triliun (dibandingkan periode yang sama di 2025). sumber: Kementerian Keuangan
Indonesia
49
567
1.7K
76K