Vicky
2.5K posts

Vicky
@vckandrian
Pecinta Sepakbola •• Trader Crypto - #Bitcoin •• Freelancer Serabutan •• Tukang Nulis Cerita •• Anak Informatika





Apa beda "ga United ga makan" dengan "ga Arsenal ga makan"? Menurut kami, "Ga United ga makan" karena fansnya memang sebanyak itu, jadi yg "baca" beneran fans klub tsb sehingga trafik bisa ngalir terus buat siapapun yang bahas. Alias memang dari sananya sudah evergreen. Kalau "ga Arsenal ga makan", karena kebetulan baru belakangan ini ramenya dan saat Arsenal mulai linglung, menurut kami lebih karena banyak fans klub lain yang ikut nimbrung bersuka cita menyaksikan Arsenal terancam nirgelar wkwkkw 😭😭😭 Kenapa bersuka cita? Tentu karena sebagian fansnya agak jemawa dan sering merendahkan tim lain saat Arsenal lagi agak jago. Inget banget gimana komentar2 di medsos sebelum Arsenal ketemu Bayern tahun lalu, songong banget gan, meski emang menang sih pada akhirnya 👍🏼👍🏼👍🏼 Ini cocoklogi aja sih dan tentu ga bisa dijadikan acuan sahih, tapi coba cek Google Trends sebagai sedikit bukti kalau topik "Arsenal" baru belakangan ini menanjaknya, saat kebetulan Arsenal ga sejago awal sampai pertengahan musim. Kalau cek tool Ahrefs pun, data historis keyword "Arsenal" dan turunannya juga alami pelonjakan search volume pada dua bulan terakhir, dari 900an ribu jadi 1,2 jutaan hanya untuk hasil pencarian Google di Indonesia 😬😬😬 Uniknya, tahun lalu spike volume pencarian topik Arsenal juga terjadi di momen genting, tepatnya pada Mei 2025 (tembus 2 juta!) saat Arsenal tersingkir dari Liga Champions oleh PSG dan dipastikan kalah dari Liverpool dalam persaingan gelar juara Liga Inggris. Jadi, apakah cukup akurat untuk menyebut Arsenal jadi topik perbincangan karena banyak fans tim lain yang bersuka cita--bukan karena fansnya yang memang rame dari segi volume? 🤔🤔🤔


ES KOPI SUSU TETANGGA TUKU HARGANYA NAIK JADI 25RIBU💔💔





Erling Haaland's goal which moved @ManCity top of the table 👏 📊


Pemilu 2029, pemilihnya: 1) Anak-anak yang baru pertama punya hak pilih, dikasih makan MBG selama tahunan. 2) Ortunya anak-anak kelas menengah ke bawah yang dapat MBG setiap hari, gak perlu repot nyiapin makanan dan budget buat anaknya. 3) Masyarakat grassroot yang dapet kontrak kerjaan dari SPPG, buat masak MBG, nyopirin mobil nganterin makan ke sekolah, dapet kerjaan tetap dari situ. 4) Para pedagang dan petani yang hasil bumi dan jualannya diborong oleh ribuan SPPG setiap hari. 5) Sarjana baru yang keterima jadi ribuan PPPK di bawah BGN, jadi ahli gizi dan pelaksana lapangan. 6) Para pejabat dan aparat yang buka yayasan jadi SPPG meski dengan segala konflik kepentingan. 7) Para elit yang dukung kekuasaan supaya mereka tetap bisa dapat konsesi HGU atau IUP buat buka hutan, nanam sawit, dan tambang. 8) Anggota ormas yang nurut buta sama pemimpin dan elitnya, sementara elitnya dikasih konsesi tambang. 9) Para grassroot yang menerima bantuan sosial bertuliskan "istana" setiap ada pejabat blusukan. 10) Para pejabat yang tunjangannya 10-20 kali lipat gaji rata-rata rakyat di kotanya sendiri ditambah segala fasilitas yang ada. *** Mereka akan memilih siapa lagi kalau bukan petahana atau penerusnya? Kalian masih percaya politik elektoral? Ada calon yang cukup kuat yang bisa melawan itu semua?



@utdfocusid Ngangkangin MU di Premier League dalam 5 tahun terakhir? Itu indikator paling jelas karena kedua tim selalu main di liga Inggris. Kalau UCL kan MU kadang main kadang ngga…


🐺 @Wolves get their second win of the season against west Midlands rivals Aston Villa






🇮🇩JUST IN : 25 Crypto Exchanges Are Now Legally Registered in Indonesia.

Jeje menjelaskan ada salah satu pemain Timnas Indonesia yang mau pulang menjelang pertandingan melawan China di Round 3. 🧐 Jeje : " ketika dibujukin Coach Shin Tae Yong tetep ngga mau, tapi ngga tau dibujukin siapa akhinya mau. " " dia jadi starter " 🤨 (Ruang Publik)














