widi_kun retweetledi
widi_kun
280 posts

widi_kun
@widionomic
barely jobless
Kota Surabaya, Jawa Timur Katılım Şubat 2010
194 Takip Edilen56 Takipçiler

@MenteriPekerja Kalau ga libur 7 hari berturut2 tapi dibayar lembur pada hari libur mingguannya bagaimana Min?
Indonesia

asal lu tau ya perusahaan itu wajib ngasih istirahat mingguan :
5 hari kerja + 40 jam/minggu = 2 hari istirahat mingguan
Jam kerja : 8 jam kerja x 5 hari
6 hari kerja 40 jam/minggu = 1 hari istirahat mingguan
Jam kerja : 7 jam kerja x 5 hari + 5 jam kerja x 1 hari
Pasal 22 PP 35 tahun 2021

Indonesia
widi_kun retweetledi

Ketika Purbaya sudah gak bisa lagi salahin Sri Mulyani : AUTO CLINGAK-CLINGUK.
MAMAM 🤣🤣🤣
1x lagi, Dari awal dilantik saya TAK PERNAH percaya Purbaya. Anda yg sudah ‘mimpi basah’ merasa Purbaya lebih baik dari Sri Mul, selamat terus bermimpi.
@StopPlandemit

ThatSun510@ThatSun510
Hanya orang buta politik dan nurani, yang percaya Purbaya beda dgn Sri Mulyani. Dia adalah orang2 mereka juga. JADI GAK USA HERAN DIA AKAN BELA MBG GIMANAPUN CARANYA. Sejak awal dia sudah bilang hanya peduli Prabowo. BOTOL yg Masih aja kemakan drama dia menkeu perubahan! 🤮
Indonesia
widi_kun retweetledi
widi_kun retweetledi
widi_kun retweetledi
widi_kun retweetledi
widi_kun retweetledi
widi_kun retweetledi

Tabir gelap di balik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dikuliti habis-habisan di ruang sidang Komisi IX DPR RI oleh MBG Watch. Fakta yang diungkap bukan sekadar mengejutkan, melainkan menjadi tamparan keras bagi narasi "ekonomi kerakyatan" yang selama ini didengungkan pemerintah. Proyek jumbo bernilai ratusan triliun ini nyatanya telah bergeser menjadi ajang konsentrasi kemakmuran bagi segelintir elit super kaya.
Berdasarkan data di lapangan, lima jaringan pemilik dapur SPPG terbesar saat ini dikuasai oleh yayasan-yayasan raksasa yang terafiliasi langsung dengan institusi kepolisian, militer, dan organisasi besar (seperti Yayasan Kemala Bhayangkari, Perserikatan Muhammadiyah, Manunggal Kartika Jaya TNI AD, ISDP, dan Adi Upaya TNI AU). Ribuan titik dapur potensial dikunci dan dimonopoli oleh entitas-entitas besar ini. Siapa pemenang sejati dari proyek MBG? Pemilik dapur dari kalangan elit super kaya. Lalu siapa korbannya? Para relawan SPPG dan pelaku UMKM lokal kecil yang ruang geraknya tereliminasi sejak awal dari ekosistem pengadaan.
Kondisi ini diperparah oleh absennya sistem pengawasan yang akuntabel. Berkaca pada negara lain yang sukses menjalankan program serupa seperti Brazil atau Kolombia, mereka memiliki lembaga pengawas independen yang diisi secara organik oleh orang tua murid, guru, masyarakat sipil, hingga pemerintah lokal. Di Indonesia? Jangankan pelibatan publik, regulasi kita sama sekali tidak menyediakan ruang bagi pengawas independen. Alih-alih diawasi bersama, yang terjadi justru ego sektoral dan gesekan antar lembaga penegak hukum yang sibuk berebut kewenangan mengusut korupsi di dalam program ini.
Ketika uang pajak rakyat diperas untuk mendanai pemenuhan gizi anak sekolah, namun distribusinya berakhir menjadi kavling proyek yang dikuasai lingkaran elit berkecukupan, kebijakan ini telah gagal secara moral dan struktural. Negara tidak boleh membiarkan inefisiensi dan monopoli terselubung ini terus berjalan dengan menumbalkan rasa keadilan publik. Bentuk Panja, audit total, dan hentikan ugal-ugalan tata kelola ini sekarang juga.
Video : tribun
Indonesia
widi_kun retweetledi

@TradingKids_ Tapi ada kok bang teman saya ga paham janestreet tapi full time trading di pair. Dan bukan IB juga.
Indonesia

Disuru jelasin janestreet dan chart "periods to make money" juga belum tentu paham...
"terus para IB dapet duit gepokan, mobil mewah, dan aset-aset mahal darimana?"
Itu semua dimodalin dari broker atau gak dari agencynya langsung.
"tau darimana bro?"
Iya, karena saya sendiri pun pernah di approach beberapa kali untuk menjadi IB namun saya tolak. Saat meeting saya dijelaskan kalo jobdesk nya adalah live trade sambilan membuka VIP group untuk mencari volume trade.
Dan, saat meeting saya juga dijelaskan untuk membuat konten flexing menggunakan barang atau mobil mewah. Bisa dibilang untuk membuat trader pemula tergiur untuk join VIP dan percaya bahwa mereka bisa profit besar dalam waktu singkat.
Justru saya senang trading ini sudah semakin ramai di Indonesia, tapi kalo cara branding dan marketingnya dengan cara flexing dan iming-iming jualan VIP yang bisa membuat trader baru loss besar (MC), itu bisa menjelekkan view warga Indonesia terhadap para trader/dunia trading.
Marketing yang sewajarnya saja ya...jangan bodoh-bodohin pemula ✌️
SobatMiskinTV@MiskinTV_
Ini siapa sih???? Emang masih laku ya cara2 'flexing' gini buat cari korban baru?
Indonesia
widi_kun retweetledi

Gue kerja kantoran 8 tahun. Gaji Rp 6,2 juta, THR lancar, BPJS aman.
Temen SMA gue jualan frozen food dari dapur rumahnya, gak punya slip gaji sama sekali.
Bulan lalu dia beli ruko.
Gue masih ngontrak.
Yang bikin gue kepikiran bukan itu. Tapi jawabannya pas gue tanya rahasianya.
Namanya Wulan. Dulu di sekolah biasa aja, gak pinter-pinter amat.
Gue yang dulu ranking, gue yang kuliah, gue yang kerja kantoran.
Gue pikir dia bakal jawab soal keberuntungan, atau modal dari suaminya.
Dia malah balik nanya, "Lo tiap bulan dapet berapa banyak pelanggan baru?"
Gue bingung. Gue kan karyawan.
"Nah itu," katanya.
"Lo cuma punya satu pembeli seumur hidup: kantor lo."
"Kalau satu pembeli itu berhenti beli, penghasilan lo nol. Gue punya 400-an pembeli. Kalau 10 kabur, gue masih hidup."
Gue gak bisa jawab apa-apa waktu itu.
Sepanjang jalan pulang gue itung-itung sendiri, dan makin gak enak perasaannya.
Gue selalu ngira kerja kantoran itu aman.
Ternyata definisi aman gue selama ini keliru.
Aman itu bukan penghasilan yang pasti. Aman itu penghasilan yang gak bisa diputus satu orang.
Dan hidup gue, cicilan gue, sekolah anak gue, semuanya bergantung sama tanda tangan satu orang di ruangan HRD.
Selama 8 tahun gue nyebut itu "stabil".
Tapi gue gak langsung resign. Gue gak senekat itu, dan gue gak nyaranin siapa-siapa resign gara-gara baca thread.
Gue mulai dari yang paling kecil.
Gue jualan sambel kemasan buatan ibu gue, ke temen kantor doang.
Modal pertama gue Rp 380 ribu, itu dari uang belanja yang gue sisihin diem-diem.
Gak ada rencana besar. Gue cuma pengen tau rasanya dapet duit dari orang yang gak wajib bayar gue.
Bulan pertama laku 14 botol. Untung Rp 112 ribu.
Kecil banget. Gaji gue sehari aja lebih gede.
Tapi ada rasa yang gak pernah gue dapet dari 8 tahun kerja kantoran:
itu duit yang dateng bukan karena gue nunggu tanggal 25.
Itu duit yang dateng karena ada orang yang mau bayar buat sesuatu yang gue bikin.
Masalah muncul di bulan ketiga.
Ada pembeli komplain sambelnya berjamur padahal baru 5 hari.
Gue panik. Gue kirain resepnya salah, sampe gue nyalahin ibu gue dalem hati.
Wulan yang akhirnya kasih tau.
"Bukan sambelnya, Mbak. Kemasannya. Lo pake botol biasa, udaranya masih masuk."
Masalahnya bukan di produk. Di bungkusnya.
cc : anitarisoraya


Indonesia
widi_kun retweetledi

fix ini orang insider 10 naga , bisa mirip gitu chartnya sekarang sama predictnya , mAs1H b0l3h m4suK g4 Hu ?
Trader Garis Meme@ValuableBill
IDX STOCK-WATCH: $ADRO Asli. Feeling gue minggu2 depan bakal ada yang seru di $ADRO $ADRO lagi di ambang price action ekstrim. Potensi upside tinggi, tapi downside risk juga ngeri
Indonesia
widi_kun retweetledi
widi_kun retweetledi
widi_kun retweetledi
widi_kun retweetledi

Saldo tabungan bokap gw tiap bulan kepotong Rp 50 ribu otomatis. Di mutasi cuma tertulis: "Premi".
Pas bokap meninggal, gw ke bank mau tutup rekening. CS mau cairin sisa saldo Rp 10 juta. Gw hampir setuju.
Tapi gw iseng tanya soal potongan premi itu. CS langsung berubah muka. Ternyata saldo yang harusnya gw terima Rp 100 juta.
Manfaat ini sering terlupa ahli waris. Namanya: A****** P*********.
"Maksudnya potongan Rp 50 ribu itu asuransi jiwa?" tanya gw kaget.
CS itu ngejelasin sambil narik napas panjang. "Iya Pak, ini adalah produk asuransi mikro yang melekat pada tabungan. Jika nasabah meninggal dunia, ahli waris berhak atas santunan tunai di luar saldo tabungan."
"Masalahnya, sistem bank gak otomatis 'tahu' kalau nasabah meninggal untuk urusan asuransi. Kalau ahli waris gak klaim, uang santunan itu selamanya bakal nginep di perusahaan asuransi."
Dia ngerendahin suaranya pas proses tutup buku rekening dilakukan.
"Banyak bank punya program bundling tabungan dengan asuransi jiwa. Preminya kecil, tapi manfaat santunannya bisa puluhan sampai ratusan kali lipat dari premi bulanan."
"Bank gak akan proaktif nawarin pencairan asuransi ini pas lo mau tutup rekening. Mereka cuma fokus di saldo tabungan. Kalau lo gak teliti liat mutasi, hak lo bakal angus gitu aja."
"Serius santunannya bisa sebesar itu?" gw gak percaya.
Dia ngangguk, lanjut kasih rincian gimana "Saldo Tersembunyi" ini bisa jadi penyelamat keluarga:
Premi Rp 50.000/bulan: Santunan bisa mencapai Rp 50-100 juta.
Santunan Kematian: Cair 100% jika nasabah meninggal karena sakit atau kecelakaan.
Ahli Waris: Wajib diajukan oleh keluarga yang terdaftar dalam Kartu Keluarga.
"Uang Rp 50 ribu yang lo kira biaya admin itu sebenarnya investasi bokap lo buat ninggalin warisan buat anaknya."
"Yang paling gak adil yang mana?" tanya gw lemes.
"Masa kedaluwarsa klaim. Biasanya klaim asuransi jiwa di bank punya batas waktu 60-90 hari setelah nasabah meninggal."
"Kalau keluarga baru sadar setahun kemudian, asuransi punya alasan legal buat nolak klaim karena sudah lewat masa pelaporan."
"Ini keuntungan 'laba mati' bagi perusahaan asuransi dari ribuan nasabah yang ahli warisnya gak paham isi mutasi rekening."
"Cara cek asuransi di tabungan keluarga?"
CS kasih 4 langkah:
1. PRINT REKENING KORAN. Cari potongan rutin 'Premi', 'Insurance', atau kode khusus bank.
2. TANYA PRODUK TABUNGANNYA. Beberapa tabungan otomatis dapet proteksi jiwa tanpa daftar.
3. CEK POLIS DIGITAL di m-banking. Ada menu 'Asuransi Saya' yang jarang diklik.
4. JANGAN LANGSUNG TUTUP REKENING. Urus semua manfaat asuransi sebelum hapus akun.
"Senjata paling simpel satu aja?" tanya gw.
Dia kasih satu tips maut biar gak kecolongan hak warisan.
"Setiap urus penutupan rekening orang meninggal, selalu tanya: 'Apakah almarhum memiliki produk asuransi atau proteksi saldo yang melekat pada akun ini?'"
"Begitu lo tanya spesifik, CS wajib ngecek database asuransi partner bank. Jangan biarin mereka cuma cek database saldo tabungan doang."
Gw akhirnya dapet santunan Rp 100 juta itu setelah nunggu proses administrasi sebulan. Duit yang bener-bener gak disangka bakal ada.
Gw bilang ke temen gw pas lagi urus nisan bokap: "Gi, gw salah karena gw pikir potongan kecil di bank itu cuma biaya 'sampah'. Ternyata itu 'hadiah' terakhir bokap buat kita."
"Jangan remehkan angka Rp 50 ribu di mutasi. Itu bisa jadi jaring pengaman terakhir keluarga saat tulang punggung udah gak ada."
Pesan buat lo yang punya orang tua atau pasangan yang punya rekening bank:
Minta izin buat cek mutasi mereka sesekali. Bukan buat kepo, tapi buat mastiin gak ada hak asuransi yang terabaikan kalau hal buruk terjadi.
Jadilah ahli waris yang teliti. Uang itu hak almarhum yang harusnya sampai ke tangan lo.
Dan inget, bank itu lembaga profit. Mereka gak akan maksa lo buat ambil duit santunan kalau lo sendiri gak minta.
Makin cerdas lo baca mutasi, makin terjaga aset keluarga lo dari sistem yang seringkali "lupa" ngi


Indonesia
widi_kun retweetledi

#JPY
Good delivery based on net PA
Macroeconomic conclusion why the price started to rise like this based on what I read
On June 16, the Bank of Japan made a historic decision, raising its key interest rate by 25 basis points from 0.75% to 1.00%.
But I think the rise in the JPY was primarily due to the weakness of the Japanese yen, caused by expectations of a very gradual further tightening of the BOJ policy after Naoki Tamura's statements on June 25th stated that rate hikes should happen gradually, every few months, and not in a row at each meeting.


English
widi_kun retweetledi

Sahabat gue baru dapet warisan rumah senilai 850 juta. Langsung gas ke notaris buat balik nama sertifikat.
Notaris bilang santai: "Siapin 14 juta aja, Pak. Semua beres, termasuk pajak & BPN."
Sahabat gue bayar tanpa mikir dua kali.
2 bulan kemudian, tetangganya cerita santai: "Gue urus sendiri ke BPN, total cuma 300 ribu!"
Selisihnya 13,7 juta. Gaji 3 bulan lenyap begitu aja. Sahabat gue langsung nyesel berat.


Indonesia












