TheCrazyChicken
82.7K posts

TheCrazyChicken
@OnlyOnesia
the FIRST time - BANGGA jadi bagian dari suatu "kegagalan" oleh akibat prilaku corruptive ter-TSM. Welcome to the JUNGLE lads.......
Panmunjeom Katılım Mayıs 2012
1.1K Takip Edilen783 Takipçiler


@tekarok007 Semua yang off budget a.k.a gak masuk ke APBN rawan korupsi dan patut diduga gak amanah.
Indonesia

KONFERENSI PERS APBN Q1-2026
"Kan banyak ekonom yg bilang kita mau rusak, kan kecele," kata Menkeu Purbaya.
Meski agak pucat, wajahnya sumringah. Senyumnya tampan.
Orang banyak bilang Indonesia fiskalnya goyah... Llihat datanya, kita No. 2 paling kuat itu. Kita di atas Amerika, di atas China, di atas Australia . . . "
Lihat wajah Menkeu yg cerah, kita masih boleh berharap tidur tenang² saja dah!
"Kita stabil, aman, ada tantangan.. iya!"
Masih live tuh, tonton aja deh! 😜

Indonesia

@GunRomli @Dani41142240 Ponakan mana sang ponakan apa kabar kan "merasa bisa"?
Indonesia

@Tumini_Ball Tenag brow, selow bae. Dia dan dia punya bedil. Amaan!!
Indonesia
TheCrazyChicken retweetledi
TheCrazyChicken retweetledi

Kalo beneran tembus ke angka 20k, gue pengen tau itu si brengsek bakal pidato apa lagi selain nanya mbg ada manfaatnya apa engga
TxtdariHI@TxtdariHI
BREAKING 🚨 17,4k wkwk
Indonesia
TheCrazyChicken retweetledi
TheCrazyChicken retweetledi

Arikel saya di Kompas, “Rupiah, Risiko dan ingatan 1998”, 4 Mei 2026.
Tentang nilai tukar rupiah. Akankah kita kembali ke 1998? Apa yang harus dilakukan?
kompas.id/artikel/rupiah…


Indonesia
TheCrazyChicken retweetledi

@Ceysa_ku Ngebayangin barang yg sama keluar-asup ajah bikin ngilu🫢😢
Indonesia

Gibran Rakabuming sosok yg menjembatani harapan generasi muda dengan kebijakan negara.
Di tengah dinamika global, pendekatan Gibran yang pro teknologi dan inklusif dapat membawa Indonesia lebih siap menghadapi masa depan.
Gibran Wapres Terbaik Sepanjang Sejarah! #prabowogibran

Indonesia

TNI LAGI? BABAK BARU
Kamu lolos LPDP. Beasiswa ratusan juta. S2 di luar negeri.
Tapi sebelum terbang kamu harus masuk barak dulu.
Bukan lebay. Ini beneran terjadi minggu ini.
Faktanya:
4–9 Mei 2026 — 206 penerima beasiswa LPDP program S2 dan S3, dalam dan luar negeri, diwajibkan ikut pembekalan di Gedung Marsekal Sukardi, Lanud Halim Perdanakusuma.
Bukan hotel bintang 5.
Bukan seminar motivasi.
Pangkalan militer.
6 hari.
Wajib.
Kegiatannya seperti apa?
Bangun pagi.
Agenda dari jam 05.00 sampai 21.00 WIB.
Tidur di tenda.
Dan HP? Hanya boleh dipegang 1 jam sehari.
Awalnya bahkan mau nol HP sama sekali baru dinegosiasi jadi 1 jam.
Kamu yang biasanya riset jurnal Scopus jam 2 pagi, sekarang harus tidur di tenda dan lapor ke TNI dulu.
Kenapa TNI yang ngisi materi?
Kata Mendikti Brian Yuliarto:
Pembekalan ini untuk memastikan para peserta punya kesiapan saat belajar di dalam maupun luar negeri, menanamkan disiplin, kerja keras, dan nilai-nilai kebangsaan.
Kata LPDP:
Personel TNI akan memandu kegiatan outdoor.
Bukan hal baru, sudah dilakukan di angkatan-angkatan sebelumnya.
Kata peserta yang keberatan tapi nggak mau sebut nama:
"Hampir semua mempertanyakan buat apa?"
Dugaan alasan sesungguhnya:
Kebijakan ini diduga kuat merupakan respons atas fenomena alumni LPDP yang memilih menetap di luar negeri setelah lulus.
Jadi logikanya begini:
Negara udah bayar beasiswa ratusan juta → alumni malah kabur ke luar negeri → solusinya? Masukin dulu ke barak supaya rasa nasionalismenya naik.
Apakah ini efektif?
Pertanyaan bagus. Belum ada penelitiannya.
Estimasi biaya yang dikeluarkan negara:
Beasiswa LPDP per orang rata-rata mencakup biaya kuliah + biaya hidup. Estimasi kasar per penerima:
- S2 luar negeri → Rp 400 juta – Rp 1 miliar tergantung negara
- S2 dalam negeri → Rp 50 juta – Rp 150 juta
- 206 peserta batch ini saja → estimasi total dana ratusan miliar rupiah
Belum terhitung biaya penyelenggaraan pembekalan 6 hari di Lanud Halim sewa fasilitas, konsumsi, operasional TNI, akomodasi tenda yang angkanya belum diungkap ke publik.
Dan komentar paling jujur di internet hari ini tetaplah dari @elpnmoe:
"Tamatan SMA malah disuruh mendidik S2"
aowkoawkaokawo
Bukan soal disiplinnya salah atau benar.
Tapi kalau orang paling cerdas yang sudah lolos seleksi super ketat LPDP masih dianggap perlu dididik nasionalismenya oleh pemateri militer selama 6 hari di tenda
Mungkin yang perlu dievaluasi bukan mahasiswanya.
Mungkin sistemnya
#LPDP #TNI #Beasiswa #Hardiknas2026 #PendidikanIndonesia #Awardee

Indonesia

Maksudnya gimana? Tamatan SMA mau membekali calon doktor dan S2?
tempo.co@tempodotco
JUST IN: LPDP Libatkan TNI dalam Pembekalan Penerima Beasiswa
Indonesia
TheCrazyChicken retweetledi

Keren banget sekarang suku bunga ditentukan Presiden.
Erdoganomics. Habis itu inflasi 70%.
IHSG Journal 🍀🌞@aldotjahjadi8
Prabowo Perintahkan Bank Luncurkan Kredit Rakyat, Bunga Maksimal 5%! finance.detik.com/moneter/d-8470…
Indonesia

ga mungkin ga ngaceng
archeerl@archeerl
Pak seskab terlihat tersenyum lebar melihat prabowo buka baju.
Indonesia

Ambruk di Negeri yang Salah Urus
Purbaya Yudha Saksama ambruk.
Bukan karena korupsi.
Bukan karena skandal.
Ia ambruk karena kerja keras sesuatu yang di negeri ini ternyata lebih berbahaya dari keduanya.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal itu roboh di tengah tugasnya menanggung beban angka-angka defisit, proyeksi inflasi, dan rapat tanpa ujung yang menggerogoti tubuh dan pikirannya pelan-pelan. Dokter bilang kelelahan.
Wajar.
Namanya juga ngurusin duit negara, duit yang jumlahnya selalu kurang, tapi peruntukannya selalu banyak.
Kita, warga +62, cuma bisa manggut-manggut dari balik layar hape sambil scroll.
Ya iyalah ambruk, Pak.
Kami yang rakyat biasa aja udah capek duluan dan kami bahkan nggak punya akses ke ruang rapat itu.
Sementara itu, di gedung seberang, ada cerita yang berbeda. Kepala Badan Gizi Nasional justru sedang dalam kondisi yang bisa dibilang luar biasa. Pipinya makin tembem. Jasnya makin ketat di bagian perut. Senyumnya makin sumringah. Foto-fotonya beredar di media sosial, dan netizen +62 yang tajam matanya langsung menangkap sesuatu yang tak bisa dibohongi oleh filter kamera manapun beliau makin subur. Tentu saja. Setiap hari beliau mengawasi program makan bergizi gratis untuk anak-anak Indonesia.
Mengawasi sebuah kata yang terdengar penuh dedikasi, sekaligus, rupanya, penuh kalori.
Dan di sinilah kita, warga +62, mulai bertanya-tanya dengan polosnya:
Kok bisa ya, yang tiap hari mikirin gimana caranya uang negara cukup untuk semua kebutuhan rakyat badannya makin kurus, makin sakit, akhirnya ambruk? Sementara yang tiap hari tugasnya mastiin rakyat kenyang badannya justru yang paling meyakinkan bahwa program ini berhasil? Apa ini namanya dedikasi? Atau memang begini cara kerja gravitasi di republik ini beban selalu jatuh ke orang yang paling ikhlas menanggungnya?
"Yang ngurusin duit negara sakitan. Yang ngurusin makan malah ikutan makan." "Pak Purbaya istirahat dulu ya Pak, kerjaan sampeyan emang berat.
Beda sama yang lain kerjaan ringan, makannya berat." Dan yang paling dalam, dari seorang netizen tanpa nama yang mungkin adalah kita semua: "Sehat-sehat ya Pak Purbaya. Di negeri ini, orang yang beneran kerja emang harus ekstra jaga diri karena sistem nggak akan jaga kita."
Itulah ironi Republik ini, yang bekerja dengan presisi sempurna tanpa pernah ada yang merancangnya: Yang kurus karena mikirin uang rakyat ambruk duluan. Yang gemuk karena program rakyat makin sehat, makin segar, makin layak difoto.
Negeri +62 di mana beban kerja membunuhmu lebih cepat dari kolesterol, dan di mana keikhlasan adalah satu-satunya hal yang tidak pernah naik gajinya.
Semoga lekas pulih, Pak Purbaya. Meski kami tahu, begitu pulih pun bebannya masih akan sama beratnya.
Sumber: Facebook

Indonesia

@AraituLaki @Opiniku95098012 Wkkk kkkkkk..... Warisan mulyono memang nggilani😁😆
Indonesia















