
Pengen sambat tapi percuma
16.8K posts

Pengen sambat tapi percuma
@yudhaprasastya
Seneng masak, reptil, playstation4







Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan dari korban yang masih tertimbun reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Kamis (2/10). Atas pertimbangan itu, petugas mulai menggunakan alat berat crane untuk mempercepat evakuasi. “Tidak lagi ada tanda-tanda ditemukan kehidupan. Itu sudah dijelaskan kepada keluarga dan mereka setuju untuk penggunaan alat berat. Pun penggunaannya akan dilakukan dengan sangat hati-hati,” ujar Pratikno di posko asrama putri Al-Khoziny. Ia tetap berharap para korban bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto menyebut masih ada 59 orang yang belum diketahui keberadaannya berdasarkan data absensi ponpes. Namun, ia berharap mereka tidak semuanya berada di bawah reruntuhan. “Mudah-mudahan 59 orang itu hanya yang dinyatakan hilang sementara, dan bisa ditemukan di tempat lain dalam keadaan selamat,” ucapnya. Hingga kini, proses pencarian dan evakuasi korban masih terus berlangsung dengan dukungan tim gabungan. Pemerintah juga menyampaikan doa serta dukungan bagi keluarga korban agar diberi ketabahan menghadapi musibah tersebut. 📸: Dok. kumparan/Farusma. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #newsupdate #update #news #oneliner #ponpes #ponpessidoarjo #pratikno #musala #ponpesalkhoziny #infosidoarjo #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan



Bripka Rohmat Minta Maaf ke Keluarga Affan Kurniawan: Saya Hanya Jalankan Tugas dari Pimpinan kompas.tv/nasional/61571…

Wakil Perdana Menteri (PM) Inggris Angela Rayner mengundurkan diri setelah mengakui kurang bayar pajak properti. news.detik.com/internasional/…


national treasure.









Kronologi sementara. Mari kawal terus.



















